Beriman Secara Spontan

Muslim yang taat syariat, dirinya akan merasa dekat dan diawasi Allah.  Bahkan akhlak orang  beriman lebih memudahkan pekerjaan aparat keamanan

Oleh: Shalih Hasyim*

Sebelum datangnya wahyu yang dibawa Muhammad, boleh dikata tiada bangsa yang memiliki karakter yang kasar melebihi bangsa Arab.  Mereka yang diam di dalamnya, bisa dikatakan telah mengidap 6 penyakit K (Kurap, Kutil, Kudis, Kurus, Kere, dan Kesasar).
Baca lebih lanjut

Tazkiyatu Nafs: Menerangi Kegelapan Hati

Cahaya itu merupakan kunci menuju bagian pengetahuan yang lebih besar. Cahaya itu sendiri bukanlah ungkapan kebenaran. Kebenaran itu harus dicari, tetapi kini ia telah menemukan keterbatasan akal

Oleh: Sholih Hasyim

Seorang profesor, yang sedang naik daun namanya, tiba-tiba dilanda kekalutan batin dan keresahan jiwa. Ia merasa ada yang kurang dalam dirinya, sekalipun berlebihan dalam aspek karir dan income.

Tak urung, ia memutuskan untuk meninggalkan karirnya yang cemerlang di Universitas Nidzamiyah dan memburu kebutuhan lain yang dirindukannya – jawaban yang tuntas atas keresahan dan keguncangan batinnya -. Ia  jatuh sakit, mulutnya membisu, tetapi pikirannya terus bergejolak dan bergolak. Ia menyedekahkan seluruh hartanya, kecuali sedikit saja untuk keperluannya dan keluarganya. Baghdad, kota yang memberikan keharuman namanya, ia tinggalkan. Ia mengasingkan diri untuk menjawab pertanyaan besar yang sedang merisaukan hatinya – cara apakah yang dapat ditempuh hingga sampai kepada pengetahuan yang benar (al-Haqiqah al-Muthlaqah)?. Baca lebih lanjut

Memberi, Hakikatnya Mendapatkan

Orang beriman sadar bahwa apa yang dimilikinya hanya hak guna (pinjaman), bukan hak milik. Karena yang memilikinya adalah Allah Swt
Oleh: Sholih Hasyim*

Kekayaan seorang mukmin yang paling mahal dalam kehidupan ini adalah manisnya iman kepada Allah Swt. Jika kita memilikinya, sekalipun kita miskin harta, pengaruh, jabatan, tinggal di gubuk reot, mendekam di balik jeruji, hakikatnya kita memiliki segala-galanya dalam kehidupan ini. Sebagaimana pengalaman Nabi Yusuf As.

Yusuf berkata: “Wahai Tuhanku, penjara lebih aku sukai daripada memenuhi ajakan mereka kepadaku. dan jika tidak Engkau hindarkan dari padaku tipu daya mereka, tentu aku akan cenderung untuk (memenuhi keinginan mereka) dan tentulah aku termasuk orang-orang yang bodoh.” (QS. Yusuf (12) :
Baca lebih lanjut

Kehidupan Berperadaban

Islam datang membawa perubahan. Kehadiran Islam untuk mengeluarkan manusia dari kegelapan menuju cahaya (iman). Itulah kehidupan yang berperadaban

Oleh Sholih Hasyim*

Secara umum peradaban adalah sejumlah fenomena kemajuan dalam bidang materi (tamaddun), intelektual (al fikrah), politik, seni (fann), sastra, dan sosial budaya yang terdapat dalam sebuah masyarakat tertentu. Dalam kosa kata bahasa Arab, peradaban adalah al hadharah, anonimnya al badawah (Badui) atau orang yang dikenal memiliki karakter kasar dan ganas (jafaa). Al Hadhirah (kota), anonimnya al badiyah (desa). Al Hadhar (orang kota), anonimnya adalah al badw (orang Badui).
Baca lebih lanjut

Merasakan Kelezatan Spiritual

Kekayaan hanya mampu membeli lampu penerang yang tak bisa menerangi hati manusia

Oleh: Shalih Hasyim*
Tokoh penting Singapura,  Lee Kuan Yew,  pernah mengingatkan generasi mudanya : “ Hidup bukan cuma untuk sepotong roti. Masih ada bianglala di langit Singapura. Keberhasilan pembangunan fisik bukan segala-galanya dalam hidup ini. ”Ungkapan arif demi melihat kembali keluhuran tujuan hidup bukan tanpa alasan. Sekarang kita melihat generasi muda bangsa di dunia rata-rata berfikir dan berorientasi jangka pendek (mata’). Baca lebih lanjut

Mencapai Keberkahan Hidup

Oleh: Sholih Hasyim*

“Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.” (QS. Al-Araf (7) : 96).

TAHUN 2006, warga Indonesia dikagetkan dengan perceraian Tommy Soeharto (Hutomo Mandala Putra) dan RA Ardhia Pramesti Regita Cahyani (Tata).

Tata, didampingi pengacaranya, Juniver Girsang menggugat cerai Tommy di Pengadilan Agama Jakarta Selatan (PA Jaksel). Mengherankan, karena Tommy selain gagah, dia adalah anak muda yang kaya raya. Sementara itu, Tata, juga seorang wanita berkelas yang cantik, seolah tanpa celah. Baca lebih lanjut

Tukang Pijat di Antara KPK, Polisi dan Jaksa

Kasus Bank Century dan “perseteruan” KPK-Polisi-Jaksa bisa meniru skandal Watergate di Amerika tahun 1970-an, yang menumbangkan Presiden Richard NixonOleh
Amran Nasution*
Perseteruan KPK dengan Kepolisian dan Kejaksaan Agung, sebagai akibat upaya menghancurkan KPK. Komisi itu dianggap terlalu independen dan telah menjelma menjadi superbody. Tapi rakyat mendukungnya. Betulkah kasus ini akan mirip skandal Watergate? Selama berhari-hari berita televisi, radio, koran, dan situs internet, terfokus pada cerita di seputar ‘’pertempuran’’ antara pemerintah yang diwakili Mabes Polri dan Kejaksaan Agung, menghadapi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang didukung masyarakat sipil (civil society), terutama masyarakat anti-korupsi dari kelas menengah perkotaan. Baca lebih lanjut